BUTONSATU.com - Consumer Electronics Show (CES) 2026 yang sedang berlangsung di Las Vegas telah menghadirkan gelombang inovasi teknologi terbaru yang mengubah lanskap industri teknologi informasi global. Dari chip prosesor generasi baru hingga robot humanoid, pameran teknologi terbesar di dunia ini menampilkan visi masa depan yang didominasi oleh kecerdasan buatan dan komputasi canggih.
NVIDIA DLSS 4.5: Terobosan Baru dalam Gaming Performance
Salah satu pengumuman paling menarik di CES 2026 datang dari NVIDIA dengan peluncuran DLSS (Deep Learning Super Sampling) 4.5, yang memperkenalkan model transformer generasi kedua untuk Super Resolution dan Dynamic Multi Frame Generation 6X. Teknologi ini merupakan evolusi signifikan dari DLSS 4 yang diluncurkan tahun lalu.
DLSS 4.5 menggunakan lima kali lipat daya komputasi dibandingkan model transformer asli dan dilatih pada dataset berkualitas tinggi yang jauh lebih luas
Hasilnya adalah peningkatan dramatis dalam kualitas gambar dengan pencahayaan yang lebih baik, tepi yang lebih halus, dan kejelasan gerakan yang ditingkatkan.
Inovasi utama dari DLSS 4.5 terletak pada kemampuan Dynamic Multi Frame Generation yang dapat menghasilkan hingga lima frame tambahan per frame yang dirender secara tradisional. Ini memungkinkan gamer untuk mencapai performa gaming 4K dengan path tracing pada refresh rate 240 fps, sesuatu yang sebelumnya mustahil dicapai.
Yang menarik, DLSS 4.5 Super Resolution tersedia untuk semua GPU GeForce RTX mulai dari seri 20 hingga seri 50 terbaru, menunjukkan komitmen NVIDIA terhadap backward compatibility. Namun, fitur Dynamic Multi Frame Generation 6X akan eksklusif untuk GPU RTX 50 Series dan dijadwalkan rilis pada musim semi 2026.
Ledakan Laptop dengan Chip AI Generasi Baru
CES 2026 diprediksi menjadi tahun terobosan untuk laptop, dengan pengumuman dari tiga pemain besar industri chip yang semuanya meluncurkan prosesor generasi baru yang didukung AI. Intel memperkenalkan chip Panther Lake (Intel Core Ultra Series 3), AMD mengumumkan seri Ryzen AI 400 (Gorgon Point) dan AI Max (Strix Halo), sementara Qualcomm menampilkan Snapdragon X2 Elite dan X2 Elite Extreme.
Yang paling mencengangkan adalah lompatan besar dalam performa grafis terintegrasi. Untuk pertama kalinya, laptop tipis dan ringan dapat menjalankan game dengan performa yang sebelumnya hanya mungkin dengan GPU diskrit dari NVIDIA. Ini membuka era baru mobilitas gaming di mana tidak ada lagi trade-off antara portabilitas dan performa gaming.
Display OLED akan mendominasi pasar laptop tahun ini, dengan fokus pada efisiensi daya dan daya tahan baterai yang lebih lama. Kombinasi chip yang lebih efisien dan teknologi display canggih menjanjikan laptop yang dapat bertahan sepanjang hari kerja penuh dengan performa maksimal.
Robot Humanoid LG CLOi: Asisten Rumah Tangga Masa Depan
LG Electronics mencuri perhatian dengan demonstrasi robot humanoid CLOi mereka yang dirancang untuk menangani tugas rumah tangga seperti melipat pakayu dan mengambil makanan. Meskipun banyak perusahaan menampilkan robot di CES, LG adalah salah satu perusahaan teknologi terbesar yang berkomitmen untuk menempatkan robot layanan di rumah-rumah konsumen.
Robot ini mewakili tren yang lebih besar di CES 2026 di mana AI companion dan asisten berbasis kecerdasan buatan menjadi fokus utama. Samsung juga mengumumkan visi "Companion to AI Living" mereka, menekankan ekosistem perangkat yang terhubung dan didukung AI untuk menciptakan pengalaman rumah pintar yang lebih intuitif.
Display dan TV: Inovasi Melampaui Batas
Industri display menghadirkan inovasi yang menakjubkan di CES 2026. LG Display mengumumkan monitor OLED pertama di dunia dengan refresh rate 720Hz dan response time hanya 0.02ms, menetapkan standar baru untuk gaming kompetitif.
Amazon mengejutkan pasar dengan peluncuran Ember Artline, TV QLED 4K setebal hanya 1,5 inci yang dirancang untuk menyaingi Samsung The Frame dan LG Wallpaper. Yang membuatnya unik adalah integrasi AI yang dapat menganalisis ruangan dan merekomendasikan karya seni atau foto yang sesuai dengan dekor rumah pengguna.
Samsung mengumumkan jajaran monitor gaming Odyssey yang paling canggih, dipimpin oleh Odyssey G9 6K 3D pertama mereka. Semua TV Samsung 2026 akan mendapat upgrade Tizen OS selama tujuh tahun, memastikan perangkat tetap mutakhir dalam jangka panjang.
G-SYNC Pulsar: Evolusi Teknologi Display Gaming
NVIDIA juga mengumumkan G-SYNC Pulsar, evolusi terbaru dari teknologi Variable Refresh Rate (VRR) pionir mereka yang pertama kali diluncurkan pada 2013. Display G-SYNC Pulsar menandai langkah besar berikutnya dalam menghilangkan screen-tearing dan memberikan pengalaman gaming yang lebih responsif.
Tren AI dalam Setiap Aspek Teknologi
Tema dominan di CES 2026 adalah integrasi AI ke dalam hampir setiap kategori produk. Dari TV dengan Vision AI Companion yang dapat memberi panduan tentang apa yang ditonton dan dimakan, hingga robot pembersih rumah yang cerdas dari Dreame Technology, AI telah meresap ke dalam DNA produk konsumen modern.
NVIDIA ACE (Avatar Cloud Engine) juga mendapat spotlight dengan integrasi ke Total War: PHARAOH dan PUBG: Battlegrounds. Dalam PUBG, AI companion kini memiliki memori jangka panjang yang dapat mengingat performa dan interaksi gameplay sebelumnya, menciptakan pengalaman yang benar-benar unik untuk setiap gamer.
Krisis Harga RAM: Tantangan bagi Industri
Namun tidak semua berita di CES 2026 positif. Industri menghadapi krisis harga RAM dengan harga yang melonjak dan kekurangan memori global. Ini dapat berdampak pada harga perangkat konsumen di tahun 2026, membuat upgrade komputer menjadi lebih mahal.