BUTON, BUTONSATU.com – Pemerintah Kabupaten Buton mulai mematangkan cetak biru pengelolaan potensi maritim daerah. Bupati Buton Alvin Akawijaya Putra, S.H., menegaskan bahwa penyusunan Road Map (Peta Jalan) Ekonomi Biru harus menjadi acuan dalam menata pembangunan sektor kelautan dan perikanan secara berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan Bupati saat membuka ruang diskusi dalam Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Peta Jalan Ekonomi Biru Kabupaten Buton di Aula Kantor Bupati, Kompleks Perkantoran Takawa, Senin (6/7/2026).
Bupati Alvin menyampaikan, Buton dianugerahi kekayaan pesisir dan laut yang luar biasa. Namun, ia mengingatkan bahwa pemanfaatan potensi ini tidak boleh dilakukan secara serampangan, melainkan harus berbasis pada prinsip pengelolaan yang bertanggung jawab. Targetnya jelas: mendongkrak kesejahteraan masyarakat hari ini tanpa mengorbankan hak generasi masa depan untuk menikmati kekayaan laut yang sama.
Agar peta jalan ini tidak sekadar menjadi dokumen di atas meja, Bupati menginstruksikan seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk menjadikannya sebagai acuan dalam merumuskan program kerja.
"Saya minta seluruh perangkat daerah mengacu pada dokumen ini dalam menyusun kebijakan. Kita butuh program yang saling terintegrasi agar implementasi Ekonomi Biru di Buton berjalan sinergis, terukur, dan dampaknya bisa dirasakan dalam jangka panjang," tegas Bupati Alvin.
Di akhir arahannya, orang nomor satu di Kabupaten Buton ini menyampaikan rasa terima kasih kepada para mitra strategis yang telah mengawal penyusunan dokumen ini sejak awal.
“Apresiasi yang setinggi-tingginya saya berikan kepada RARE, Institut Teknologi Kelautan Buton (ITKB), serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyusunan dokumen ini,” pungkasnya.



















