BUTON, BUTONSATU.com - Bupati Buton Alvin Akawijaya Putra, S.H., menyerahkan bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) berupa satu unit Traktor Roda Empat (TR4) kepada kelompok tani Desa Labuandiri, Kecamatan Siotapina, pada Kamis (13/8/2026). Penyerahan Alsintan ini berlangsung di sela-sela agenda penutupan TMMD Ke-129 Kodim 1413/Buton.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Danrem 143/Halu Oleo Brigjen TNI R. Wahyu Sugiarto, Wakil Bupati Buton Syarifudin Saafa, S.T., Dandim 1413/Buton Letkol Inf Yoni, S.Hub.Int., Kapolres Buton AKBP Ali Rais Ndraha, S.H., S.I.K., M.M.Tr., Anggota DPRD Dapil III Buton Hanafi, jajaran Kepala OPD, penyuluh pertanian, Babinsa, serta para anggota kelompok tani.
Bantuan Alsintan tersebut bersumber dari anggaran Kementerian Pertanian (Kementan) RI yang terealisasi melalui sinergi usulan Pemerintah Daerah Kabupaten Buton dan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Dinas Pertanian, dengan fasilitas dari Anggota DPR RI Dapil Sultra, H. Ali Mazi, S.H.
Dalam sambutannya, Bupati Buton Alvin Akawijaya Putra menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan buah dari komunikasi dan kerja sama yang baik demi menjawab kebutuhan para petani di Kabupaten Buton.
"Ini merupakan bantuan hasil sinergi antara Kementerian Pertanian dan usulan kita yang dikomunikasikan melalui Pak Ali Mazi di DPR RI. Alhamdulillah, permohonan petani-petani Buton direspon dengan baik oleh Pak Mentan sehingga kita mendapatkan bantuan alsintan, salah satunya traktor roda empat ini," ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati berharap agar bantuan tersebut dapat dirawat dan digunakan secara bergiliran sehingga memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi seluruh kelompok tani di wilayah tersebut.
"Saya berharap ibu-ibu dan bapak-bapak tani dapat menggunakannya dengan baik dan terus berkoordinasi dengan BPP. Bantuan ini diparkir di BPP dan digunakan secara bergantian melalui skema rotasi peminjaman. Tolong dijaga dengan baik agar memberi manfaat nyata dan berkelanjutan," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buton, Ma'mul Jamal, S.P., menjelaskan bahwa pengadaan TR4 ini berawal dari usulan kelompok tani yang diinput melalui aplikasi resmi Kementerian. Bantuan tersebut nantinya dikelola dengan sistem Brigade Alsintan agar dapat dimanfaatkan oleh kelompok tani lain di bawah bimbingan BPP Siotapina.
"Sekalipun bantuan diserahkan melalui satu kelompok tani, namun penggunaannya terbuka bagi kelompok lain di bawah bimbingan BPP melalui aturan Brigade Alsintan. Terdapat biaya operasional dan pemeliharaan yang disepakati bersama agar alat ini selalu dalam kondisi baik dan dapat digunakan secara berkesinambungan," jelas Ma'mul Jamal.
Kadis Pertanian menambahkan, Pemkab Buton terus mengusulkan penambahan unit Alsintan untuk memenuhi kebutuhan di 7 BPP se-Kabupaten Buton. Selain sarana mesin seperti TR4 dan TR2, upaya pencapaian swasembada pangan juga didukung oleh berbagai program prasarana pendukung.
"Untuk mengatasi anomali iklim dan menunjang lahan persawahan padi, kita juga merealisasikan pembangunan embung, dam parit, long storage, irigasi perpompaan, irigasi perpipaan, serta jaringan irigasi tersier. Dalam pelaksanaannya di lapangan, kita didampingi oleh jajaran TNI untuk lahan padi dan Polri untuk lahan jagung," paparnya.
Selain itu, sinergi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) juga menghadirkan 5 unit jaringan irigasi tanah atau sumur bor di Desa Wakuli. Kehadiran sumur bor tersebut diharapkan mampu menanggulangi krisis air pada lahan sawah setempat sehingga intensitas tanam petani dapat meningkat hingga dua kali dalam setahun.




















