BUTON, BUTONSATU.com – Pemerintah Kabupaten Buton mulai menyiapkan penerapan Sistem Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bagian dari mewujudkan birokrasi yang profesional, transparan, dan akuntabel. Langkah ini bermuara pada optimalisasi capaian target pembangunan daerah sesuai RPJMD serta peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

Mewakili Bupati dan Wakil Bupati, Sekretaris Daerah Kabupaten Buton La Ode Syamsudin, S.Pd., M.Si., membuka secara resmi Sosialisasi Manajemen Talenta Lingkup Pemerintah Kabupaten Buton di Aula Kantor Bupati Buton, Kompleks Perkantoran Takawa, pada Rabu (26/8/2026).

Dalam sambutannya, Sekda Buton menegaskan pentingnya perubahan paradigma pengelolaan sumber daya manusia aparatur. Manajemen talenta dirancang untuk memastikan penempatan pegawai dilakukan berbasis kompetensi, potensi, kinerja, dan rekam jejak yang objektif.

"Orientasi utama dari manajemen talenta ini adalah the right man in the right place, menempatkan orang yang tepat di posisi yang tepat. Seluruh rekam jejak dan kinerja ASN akan terekam secara digital dalam basis data kepegawaian, sehingga setiap pengisian jabatan maupun promosi dilakukan berdasarkan kualifikasi objektif," ujar Sekda.

Lebih lanjut, La Ode Syamsudin menyampaikan bahwa sistem ini menjadi instrumen penting untuk meminimalkan praktik subjektivitas dalam tata kelola kepegawaian daerah.

"Dengan penerapan manajemen talenta, kita dapat meminimalkan penempatan pegawai berbasis like and dislike dan memastikan setiap aparatur dapat memberikan kontribusi terbaik sesuai dengan kemampuan serta keahliannya," tegasnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Buton La Ode Ricky Rizky Nugraha, S.STP., mengapresiasi komitmen penuh pimpinan daerah dalam mendukung percepatan program tersebut.

Ia menjelaskan bahwa pengelolaan pegawai yang tepat akan berbanding lurus dengan efektivitas program pembangunan serta kualitas pelayanan publik yang diterima langsung oleh masyarakat Kabupaten Buton.

"Ketika ASN bekerja sesuai kompetensi dan keahliannya, kinerja organisasi perangkat daerah akan meningkat. Pada akhirnya, masyarakat yang merasakan dampaknya melalui pelayanan yang lebih baik, cepat, dan responsif," jelas Plt. Kepala BKPSDM.

Kegiatan sosialisasi tersebut diikuti secara antusias oleh para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat se-Kabupaten Buton, serta para pejabat dan pengelola kepegawaian lingkup Pemkab Buton.

Melalui penerapan Sistem Manajemen Talenta, Pemkab Buton terus berkomitmen mentransformasi tata kelola birokrasi agar semakin dinamis, berintegritas, dan fokus pada pencapaian program-program prioritas pembangunan daerah.