BUTON, BUTONSATU.com - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Buton membuka pendaftaran kegiatan Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kabupaten Buton yang ditujukan bagi siswa-siswi sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan minat baca, kecintaan terhadap literasi, serta pelestarian budaya melalui cerita rakyat dan kisah kepahlawanan daerah.

Lomba ini terbuka untuk peserta perwakilan sekolah maupun umum, khususnya siswa kelas 4 dan 5 SD/MI sederajat di wilayah Kabupaten Buton. Pendaftaran dibuka mulai 23 April hingga 4 Mei 2026 dan tidak dipungut biaya (gratis).

Ketentuan dan Materi Lomba

Peserta diwajibkan membawakan cerita yang bersumber dari kisah kepahlawanan atau legenda rakyat, khususnya yang berasal dari Sulawesi Tenggara. Cerita yang disampaikan tidak diperkenankan berasal dari fabel atau tokoh binatang. Selain itu, materi lomba harus bebas dari unsur SARA, pornografi, dan kekerasan.

Peserta diperbolehkan menggunakan alat peraga secara mandiri untuk mendukung penampilan, dengan ketentuan alat tersebut hanya sebagai pendukung cerita, bukan sekadar dekorasi. Bahasa yang digunakan dalam penyampaian adalah Bahasa Indonesia.

Syarat Peserta

Beberapa persyaratan utama yang harus dipenuhi peserta antara lain:

  1. Siswa kelas 4 atau 5 SD/MI sederajat di Kabupaten Buton

  2. Mendapat persetujuan dari pihak sekolah

  3. Diutamakan dari sekolah yang memiliki perpustakaan aktif

Total Hadiah

Panitia menyediakan total hadiah sebesar Rp16.500.000 bagi para pemenang, sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan kemampuan bertutur peserta.

Pendaftaran dan Informasi

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui formulir yang dapat diakses melalui QR Code yang disediakan pada poster resmi lomba. Petunjuk teknis juga tersedia melalui tautan yang sama.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi panitia melalui kontak berikut:

Sunarti: +62 822-7143-1441

Randy: 0853-9451-1499

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kecintaan terhadap budaya lokal serta kemampuan literasi yang baik.