BUTON, BUTONSATU.com - Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, Kepolisian Resor (Polres) Buton memastikan kehadirannya di tengah masyarakat guna menjamin ketertiban dan keamanan, Kapolres Buton, AKBP Ali Rais Ndraha, S.H., S.I.K., M.MTr., menemui langsung para buruh di Halaman Kantor Syahbandar Pelabuhan Banabungi, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/04/2026).

Dalam pertemuan yang berlangsung humanis tersebut, Kapolres berbincang hangat dengan para pekerja sekaligus menyerukan pentingnya menjaga lingkungan yang kondusif di wilayah hukum Polres Buton.

"Di sela-sela perbincangan yang hangat, saya mengajak para buruh dan tenaga pekerja untuk bersama-sama menjaga kondusifitas wilayah Kabupaten Buton," ujar AKBP Ali Rais Ndraha.

Kapolres menegaskan bahwa Polri berkomitmen untuk merangkul seluruh elemen masyarakat guna menjaga persatuan dan persaudaraan nasional. Menurutnya, buruh memiliki peran vital yang melampaui status mereka sebagai pekerja.

"Kami akan menggaet beberapa elemen di masyarakat, antara lain buruh, tenaga pekerja, dan masyarakat adalah satu kesatuan yang harus bersinergi menjaga keamanan serta kesejahteraan. Khususnya para buruh sebagai mitra strategis, bukan sekadar pekerja melainkan bagian penting dari pilar pembangunan bangsa," jelasnya.

Lebih lanjut, AKBP Ali Rais Ndraha meminta kepada para pengusaha atau pemberi kerja agar selalu melibatkan kepolisian dalam proses mediasi jika terjadi perselisihan. Ia berharap peran kepolisian sebagai mediator dapat dimaksimalkan untuk mencari solusi yang berkeadilan di tengah tantangan ekonomi tahun 2026.

"Optimalkan peran kepolisian sebagai mediator dalam dialog antara buruh dan pemerintah untuk mencari solusi dalam mendukung kebijakan pemerintah meningkatkan kesejahteraan. Dalam menyelesaikan permasalahan, bukan melalui tindakan anarkis yang merugikan semua pihak, melainkan melalui jalur dialog dan konstitusional," tegas Kapolres.

Menutup arahannya, ia mengajak seluruh elemen untuk menjadikan momentum May Day tahun ini sebagai penguat komitmen dalam mewujudkan keadilan bagi pekerja. Hal ini dinilai sebagai fondasi utama untuk mendorong kemajuan ekonomi daerah yang sehat dan produktif.

"Mari kita jadikan momentum May Day ini sebagai penguat kita dalam mewujudkan pekerja secara berkeadilan dan berkemanusiaan, gunanya untuk mendorong kemajuan ekonomi yang sehat dan produktif," pungkasnya.