BUTON, BUTONSATU.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Buton Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang digelar bersama jajaran eksekutif di Kantor DPRD Kabupaten Buton, Senin (27/4/2026).
Dalam rapat tersebut, Bupati Buton yang diwakili Wakil Bupati Syarifudin Saafa, S.T., memaparkan capaian kinerja pemerintah daerah selama tahun 2025. Dalam laporannya, ia menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap aturan serta mekanisme dalam penyusunan LKPJ sebagai bentuk tanggung jawab dan transparansi kinerja pemerintah kepada publik.
Syarifudin Saafa menegaskan LKPJ merupakan wujud akuntabilitas pemerintah daerah sekaligus bentuk transparansi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Buton juga melaporkan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada tahun 2025. IPM tercatat mencapai 70,22, meningkat dibandingkan tahun 2024 sebesar 69,72, dan kini masuk dalam kategori tinggi.
“Capaian pembangunan pada sektor ekonomi juga diikuti pada bidang pengembangan sumber daya manusia, yang dapat dilihat dari indikator IPM yang mengalami peningkatan pada tahun 2025,” ujar Syarifuddin Saafa.
Selain itu, Wakil Bupati juga menyampaikan angka kemiskinan di Kabupaten Buton juga menunjukkan tren penurunan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Buton, persentase penduduk miskin pada tahun 2025 tercatat sebesar 13,46 persen, turun 0,53 poin dari tahun 2024 yang mencapai 13,99 persen.
“Hal ini menunjukkan adanya perbaikan kondisi sosial ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Namun demikian, ia mengakui pemerintah daerah mengakui masih adanya tantangan di sektor ketenagakerjaan. Tingkat pengangguran pada tahun 2025 mengalami peningkatan menjadi 3,30 persen, dibandingkan tahun 2024 sebesar 2,95 persen.
“Kondisi ini membutuhkan perhatian bersama untuk menekan angka pengangguran di daerah,” jelasnya.
Sementara itu, dalam upaya penanganan stunting, pemerintah juga mencatat adanya penurunan prevalensi. Berdasarkan data e-PPGM, angka stunting di Kabupaten Buton pada tahun 2025 turun menjadi 20,94 persen, atau berkurang 0,38 poin dari tahun sebelumnya yang sebesar 21,32 persen.
Pemkab Buton menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pembangunan, sekaligus mengatasi tantangan yang masih dihadapi, terutama dalam menekan angka pengangguran dan stunting di daerah.


















